News & Events
Stand Up! Take Action! End Poverty Now!

Minggu, 18 Oktober 2009, WFTO Indonesia turut berpartisipasi dalam acara “Stand Up; Take Action, End Poverty Now” di Lapangan Puputan Badung, Denpasar-Bali. Aksi Stand Up yang sudah dilakukan sejak tahun 2006, merupakan upaya untuk mendesak para pemimpin dunia agar memenuhi komitmen mereka mengentaskan kemiskinan, sebagaimana yang tertuang dalam MDGs (Millennium Development Goals).
MDGs adalah sebuah komitmen yang telah ditandangani oleh 189 negara yang sepakat untuk mengentaskan kemiskinan di negaranya masing-masing. Program ini direncanakan berjalan mulai 1990 dan harapannya pada tahun 2015 tujuan ini bisa tercapai. Adapun tujuan tersebut antara lain untuk menanggulangi kemiskinan dan kelaparan. Tapi kondisi global saat ini membuat perkembangan MDG’s secara keseluruhan dan secara khusus, mengalami tantangan yang sangat besar. Terlihat jelas, dampak dari krisis pengaruhnya cukup besar terhadap keberadaan kaum miskin di seluruh dunia yang memang sangat rentan
Secara spesifik fokus aksi Stand Up untuk tahun 2009 adalah lebih menekankan pada isu ketahanan pangan dan gender, khususnya masalah kesehatan reproduksi wanita. Aksi Stand Up di Bali yang dikoordinir oleh ALASE Bali (Aliansi LSM dan Elemen Masyarakat sipil se-Bali) ini merangkul sejumlah LSM dan kelompok masyarakat di Bali yang memiliki kepedulian terhadap isu pemberantasan kemisikinan dan isu terkait lainnya. Selain LSM, pemerintah pun turut hadir dalam acara ini. Adapun kegiatan yang dilaksanakan antara lain : Pameran Anti Kemiskinan, Diskusi, Pasar Murah, Street Art, Konser Musik, dan Pameran Poster. Puncak acara adalah Aksi Stand Up dan Pembacaan Ikrar Anti Pemiskinan, yang dihadiri tak kurang dari 4000 orang.

Keikutsertaan dalam aksi stand up ini merupakan bagian penguatan networking / jaringan yang dilakukan WFTO Indonesia dengan LSM dan kelompok-kelompok sosial lokal Bali. Dalam kesempatan tersebut, WFTO Indonesia yang mendapat satu stand di ruang pameran menampilkan produk-produk fair trade dari anggota se-Indonesia. Selain produk, juga disediakan informasi terkait dengan fair trade. Tidak lupa, banner 10 prinsip fair trade juga turut dipajang. Ini merupakan salah satu upaya untuk mensosialisasikan Fair Trade, dan salah satu bentuk advokasi yang dilakukan oleh WFTO Indonesia, yang mengusung strategi “To bring the voice of Fair Trade to the policy maker”.


